Halo, saya Meidyana Rayana dari Indonesia saat ini sedang bermagang untuk The AsiaN. Berikut adalah berita dari Korea Selatan yang pada Rabu kemarin merayakan hari Kemerdekaannya.
Sebuah grup band Jepang tampil dalam sebuah konser yang digelar sebagai tanda permintaan maaf Tokyo atas kejahatan yang dilakukan selama Perang Dunia II, termasuk budak seks.
Kopchangjeongol, sebuah grup indie tampil di Korea dengan dua lagu pada sebuah konser damai yang diselenggarakan di Chenggye Square di Central Seoul, Rabu kemarin, pada hari Kemerdedaan Korea Selatan.
Konser terebut merupakan bagian dari acara sepanjang hari dengan resolusi menyangkut isu “comfort women”, yang di paksa bersetubuh dengan pasukan Jepang pada Perang Dunia II.
Sato, penyanyi grup band Kopchangjeongol, mengatakan bahwa dia bersedia berpartisipasi dalam konser ini sebab hatinya sakit setiap kali melihat wanita-wanita mantan comfort women tersebut dan tidak ingin tragedy perang tersebut terjadi lagi.
Kopchangjeongol adalah satu-satunya artis Jepang yang tampil dalam konser tersebut.
Berita menarik lainnya dapat anda baca di situs The AsiaN di theasian.asia
Terima kasih.

Russia, Attended Kim Il-sung University, PhD in Korean History, Leningrad State University, Professor at Australian National University(1996), Professor at Kookmin University, Contributor for The AsiaN

Egypt, Editor of Al-Arabi Magazine in Kuwait, Chief of The AsiaN's Middle East Bureau

Pakistan, Pakistan Press International Editor, Contributor for The AsiaN

Nepal, Reporter of The Rising Nepal

Egypt, Managing Editor of the AsiaN's Middle East Bureau, Graduate Student of Mass Communication and Journalism at Ahram Canadian University